Leave your feedback Share Copy URL https://mypepack.gophersport.com/video/?vid=Ludrn4rdGWN Email Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Tumblr Share on Facebook Share on Twitter IRAN BALAS BESAR-BESARAN! Serang Kuwait, Bahrain, Dan Qatar, Sekutu AS Dibombardir Rudal Beruntun Happy Mothers Day [NwKcqCXXW0i] Health Updated on August 06, 2026 EDT — Published on August 06, 2026 EDT Tag: #Happy Mother's Day, #toulouse vs ol, #vodafone 5g broadband uk, #temporary residents canadaDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baruTRIBUNJAKARTA.COM - Pasukan Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan terhadap Iran untuk malam ketujuh berturut-turut pada Jumat (17/7/2026).Iran membalas dengan menyerang negara-negara Teluk yang juga sekutu AS di Timur Tengah, Bahrain dan Kuwait.Kedua negara itu menjadi sasaran serangan pesawat tak berawak dan rudal.Kuwait Airways mengatakan pada Sabtu (18/7/2026) bahwa mereka telah menjadwal ulang sebagian besar penerbangan setelah negara tersebut untuk sementara menangguhkan operasi di Bandara Internasional Kuwait menyusul serangan tersebut.Kuwait pada hari Sabtu juga mengatakan Iran menyerang lagi salah satu pembangkit listrik dan airnya.Serangan Iran mengakibatkan beberapa unit pembangkit listrik dinonaktifkan, sehari setelah serangan serupa.Pembangkit listrik iga swiatek dan penyulingan air lainnya menjadi sasaran serangan musuh yang menyebabkan kebakaran di salah satu komponen pembangkit tersebut, yang mengakibatkan dinonaktifkannya beberapa unit pembangkit listrik," kata Kementerian Listrik, Air, dan Energi Terbarukan Kuwait dalam sebuah pernyataan, Sabtu, dilansir Al Arabiya.Bahrain Aktifkan SireneSementara itu, Bahrain mengaktifkan sirene udaranya untuk kedua kalinya pada hari Sabtu.Bahrain memperingatkan warga untuk berlindung setelah mendeteksi kemungkinan datangnya drone atau rudal.Militer negara itu mengatakan bahwa pertahanan udara negara tersebut berhasil memukul mundur gelombang serangan Iran.Sementara seorang jurnalis AFP di Manama melaporkan mendengar ledakan setelah sirene berbunyi.Sistem pertahanan udara menggagalkan serangan-serangan tersebut," kata militer dalam sebuah pernyataan, menambahkan bahwa mereka mencegat dan menghancurkan sejumlah serangan udara Iran yang berbahaya.Iran Serang QatarSekutu AS lainnya, Qatar, telah dua kali memperingatkan warga untuk berlindung karena rentetan rudal Iran menargetkan negara tersebut, Jumat (17/7/2026). Amerika Serikat (AS) memperluas kampanye serangan udaranya terhadap Iran pada Jumat pagi dengan menghantam lebih banyak jembatan dan meruntuhkan sebuah menara di pelabuhan utama Iran.Hal itu sebagai bagian dari ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mulai menyerang infrastruktur guna menekan Teheran agar melonggarkan cengkeramannya di Selat Hormuz.Setelah itu, michael jordan Iran meluncurkan serangan rudal baru terhadap negara-negara sekutu AS di Timur buffalo new york Tengah, termasuk Qatar, mediator utama dalam perang tersebut.Di Qatar, warga mendengar ledakan di atas kepala saat pertahanan udara menembak untuk mencegat rudal-rudal tersebut.Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Serangan Iran ke Sekutu AS: Picu Kebakaran di Pembangkit Listrik Kuwait, Bahrain Aktifkan Sirene, Penulis: NuryantiEditor: Facundo Chrysnha PradiphaEditor Video : Ilham Bintang AnugerahUploader: Fitriana SekarAyuJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:YouTube: Facebook: Saluran WhatsApp: TikTok: Instagram: #iran #amerikaserikat #iranvsas #trump #kuwait #bahrain #Qatar #TimurTengah #BreakingNews #PerangIran #RudalIran #SelatHormuz #Geopolitik #BeritaDunia #beritahariini
Tag: #Happy Mother's Day, #toulouse vs ol, #vodafone 5g broadband uk, #temporary residents canadaDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baruTRIBUNJAKARTA.COM - Pasukan Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan terhadap Iran untuk malam ketujuh berturut-turut pada Jumat (17/7/2026).Iran membalas dengan menyerang negara-negara Teluk yang juga sekutu AS di Timur Tengah, Bahrain dan Kuwait.Kedua negara itu menjadi sasaran serangan pesawat tak berawak dan rudal.Kuwait Airways mengatakan pada Sabtu (18/7/2026) bahwa mereka telah menjadwal ulang sebagian besar penerbangan setelah negara tersebut untuk sementara menangguhkan operasi di Bandara Internasional Kuwait menyusul serangan tersebut.Kuwait pada hari Sabtu juga mengatakan Iran menyerang lagi salah satu pembangkit listrik dan airnya.Serangan Iran mengakibatkan beberapa unit pembangkit listrik dinonaktifkan, sehari setelah serangan serupa.Pembangkit listrik iga swiatek dan penyulingan air lainnya menjadi sasaran serangan musuh yang menyebabkan kebakaran di salah satu komponen pembangkit tersebut, yang mengakibatkan dinonaktifkannya beberapa unit pembangkit listrik," kata Kementerian Listrik, Air, dan Energi Terbarukan Kuwait dalam sebuah pernyataan, Sabtu, dilansir Al Arabiya.Bahrain Aktifkan SireneSementara itu, Bahrain mengaktifkan sirene udaranya untuk kedua kalinya pada hari Sabtu.Bahrain memperingatkan warga untuk berlindung setelah mendeteksi kemungkinan datangnya drone atau rudal.Militer negara itu mengatakan bahwa pertahanan udara negara tersebut berhasil memukul mundur gelombang serangan Iran.Sementara seorang jurnalis AFP di Manama melaporkan mendengar ledakan setelah sirene berbunyi.Sistem pertahanan udara menggagalkan serangan-serangan tersebut," kata militer dalam sebuah pernyataan, menambahkan bahwa mereka mencegat dan menghancurkan sejumlah serangan udara Iran yang berbahaya.Iran Serang QatarSekutu AS lainnya, Qatar, telah dua kali memperingatkan warga untuk berlindung karena rentetan rudal Iran menargetkan negara tersebut, Jumat (17/7/2026). Amerika Serikat (AS) memperluas kampanye serangan udaranya terhadap Iran pada Jumat pagi dengan menghantam lebih banyak jembatan dan meruntuhkan sebuah menara di pelabuhan utama Iran.Hal itu sebagai bagian dari ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mulai menyerang infrastruktur guna menekan Teheran agar melonggarkan cengkeramannya di Selat Hormuz.Setelah itu, michael jordan Iran meluncurkan serangan rudal baru terhadap negara-negara sekutu AS di Timur buffalo new york Tengah, termasuk Qatar, mediator utama dalam perang tersebut.Di Qatar, warga mendengar ledakan di atas kepala saat pertahanan udara menembak untuk mencegat rudal-rudal tersebut.Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Serangan Iran ke Sekutu AS: Picu Kebakaran di Pembangkit Listrik Kuwait, Bahrain Aktifkan Sirene, Penulis: NuryantiEditor: Facundo Chrysnha PradiphaEditor Video : Ilham Bintang AnugerahUploader: Fitriana SekarAyuJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:YouTube: Facebook: Saluran WhatsApp: TikTok: Instagram: #iran #amerikaserikat #iranvsas #trump #kuwait #bahrain #Qatar #TimurTengah #BreakingNews #PerangIran #RudalIran #SelatHormuz #Geopolitik #BeritaDunia #beritahariini